Home » » Bergerak Fluktuatif, IHSG Berhenti Sementara di 4.796

Bergerak Fluktuatif, IHSG Berhenti Sementara di 4.796

Written By Unknown on Friday, 22 March 2013 | 07:00


Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak fluktuatif dalam rentang yang tipis menyusul maraknya sentimen negatif dari pasar global dan regional. Indeks rehat sementara di 4.796.

Mengawali perdagangan pagi tadi, IHSG dibuka turun tipis 4,038 poin (0,08%) ke level 4.798,628 atas maraknya sentimen negatif yang beredar di akhir pekan ini. Aksi jual sudah marak terjadi sejak pembukaan perdagangan.

Indeks langsung terhempas dari level 4.800 akibat tekanan jual sampai di posisi terendahnya di 4.787,031. Indeks sempat menanjak hingga ke zona merah meski hanya naik tipis saja.

Pada penutupan perdagangan sesi I, Jumat (22/3/2013), IHSG turun 6,101 poin (0,13%) ke level 4.796,565. Sementara Indeks LQ45 melemah 2,980 poin (0,37%) ke level 813,152.

Saham-saham unggulan lagi-lagi jadi target aksi jual. Beberapa saham lapis dua masih menjadi penopang bursa meski sia-sia karena tekanan jual masih sangat tinggi.

Perdagangan hari ini berjalan cukup ramai dengan frekuensi transaksi mencapai 90.858 kali pada volume 3,437 miliar lembar saham senilai Rp 3,2 triliun. Sebanyak 109 saham naik, sisanya 115 saham turun, dan 114 saham stagnan.

Bursa-bursa di regional bergerak mixed hingga siang hari ini di tengah maraknya sentimen negatif. Sentimen positif dari data manufaktur China memberi semangat pelaku pasar Asia.

Berikut kondisi bursa-bursa di Asia hingga siang hari ini:

  • Indeks Komposit Shanghai naik 3,08 poin (0,13%) ke level 2.327,32.  
  • Indeks Hang Seng melemah 95,80 poin (0,43%) ke level 22.130,08.  
  • Indeks Nikkei 225 anjlok 173,80 poin (1,38%) ke level 12.461,89.  
  • Indeks Straits Times naik tipis 1,37 poin (0,04%) ke level 3.269,02.  

Saham-saham yang naik signifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 550 ke Rp 79.500, Elang Mahkota (EMTK) naik Rp 450 ke Rp 6.350, Bukit Asam (PTBA) naik Rp 250 ke Rp 14.050, dan (DVLA) naik Rp 225 ke Rp 2.250.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indo Tambangraya (ITMG) turun Rp 900 ke Rp 34.150, United Tractor (UNTR) turun Rp 650 ke Rp 17.700, Nipress (NIPS) turun Rp 500 ke Rp 5.500, dan Semen Indonesia (SMGR) turun Rp 350 ke Rp 17.150.
Share this article :

Post a Comment