VIVAnews - Kendati pemerintah Malaysia telah mengumumkan bahwa pesawat Malaysia Airlines jatuh di Samudera Hindia dan seluruh penumpangnya tewas, namun pencarian masih terus dilakukan. Enam negara ikut terlibat dalam pencarian di perairan yang ganas dan luas, ibarat mencari jarum di tumpukan jerami.
Pencarian dilanjutkan pada hari ini setelah sehari sebelumnya terhenti akibat cuaca buruk. Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin Hussein mengatakan pencarian di koridor utara yang terbentang dari Vietnam ke Kazakhstan telah dihentikan. Pencarian kini benar-benar fokus di koridor selatan, Samudera Hindia.
Diberitakan CNN, pencarian hari ini, Rabu 26 Maret 2014, melibatkan kapal dan pesawat dari enam negara: Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan. Total ada 12 pesawat yang ikut mencari.
Di antara kapal yang terlibat adalah HMAS Success milik Australia dan kapal logistik China Xue Long. Perangkat pencarian untuk menentukan lokasi sinyal pandu (beacon) MH370 akan datang hari ini dari Amerika Serikat.
Perangkat canggih dan banyaknya tim pencari tidak menjamin ditemukannya MH370. Pasalnya, perairan itu termasuk yang paling ganas dan terpencil di dunia. Kemarin, pencarian dihentikan setelah angin kencang, ombak tinggi dan hujan deras membahayakan pencarian.
Selain itu, radius pencarian sangat luas, mencapai 400.000 hingga 500.000 mil persegi. Pemerintah Australia mengatakan hingga saat ini wilayah yang telah disisir baru 193.000 mil persegi.
Beacon juga harus ditemukan secepatnya. Pasalnya, pemancar sinyal dari beacon akan berhenti menyala sekitar 7 April mendatang.
Data satelit komersial dari perusahaan AS, Prancis dan China memang menunjukkan adanya puing di perairan tersebut. Namun hingga kini puing itu belum ditemukan. Ada kekhawatiran, puing-puing itu telah tenggelam atau terseret arus hingga jauh.
Tim pencari mewanti-wanti, walaupun wilayah pencarian telah terpusat dan dipersempit radiusnya, namun masih butuh waktu yang lama sampai ditemukannya bukti-bukti keberadaan MH370.
"Kami bukan mencari jarum di tumpukan jerami," kata Mark Binskin, Wakil Kepala Angkatan Bersenjata Australia.
"Kami masih mencari dimana tumpukan jerami tersebut berada," ujarnya. (eh)
Pencarian dilanjutkan pada hari ini setelah sehari sebelumnya terhenti akibat cuaca buruk. Menteri Transportasi Malaysia Hishammuddin Hussein mengatakan pencarian di koridor utara yang terbentang dari Vietnam ke Kazakhstan telah dihentikan. Pencarian kini benar-benar fokus di koridor selatan, Samudera Hindia.
Diberitakan CNN, pencarian hari ini, Rabu 26 Maret 2014, melibatkan kapal dan pesawat dari enam negara: Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan. Total ada 12 pesawat yang ikut mencari.
Di antara kapal yang terlibat adalah HMAS Success milik Australia dan kapal logistik China Xue Long. Perangkat pencarian untuk menentukan lokasi sinyal pandu (beacon) MH370 akan datang hari ini dari Amerika Serikat.
Perangkat canggih dan banyaknya tim pencari tidak menjamin ditemukannya MH370. Pasalnya, perairan itu termasuk yang paling ganas dan terpencil di dunia. Kemarin, pencarian dihentikan setelah angin kencang, ombak tinggi dan hujan deras membahayakan pencarian.
Selain itu, radius pencarian sangat luas, mencapai 400.000 hingga 500.000 mil persegi. Pemerintah Australia mengatakan hingga saat ini wilayah yang telah disisir baru 193.000 mil persegi.
Beacon juga harus ditemukan secepatnya. Pasalnya, pemancar sinyal dari beacon akan berhenti menyala sekitar 7 April mendatang.
Data satelit komersial dari perusahaan AS, Prancis dan China memang menunjukkan adanya puing di perairan tersebut. Namun hingga kini puing itu belum ditemukan. Ada kekhawatiran, puing-puing itu telah tenggelam atau terseret arus hingga jauh.
Tim pencari mewanti-wanti, walaupun wilayah pencarian telah terpusat dan dipersempit radiusnya, namun masih butuh waktu yang lama sampai ditemukannya bukti-bukti keberadaan MH370.
"Kami bukan mencari jarum di tumpukan jerami," kata Mark Binskin, Wakil Kepala Angkatan Bersenjata Australia.
"Kami masih mencari dimana tumpukan jerami tersebut berada," ujarnya. (eh)






Post a Comment