Home » » Meski Ada Serangan MERS, Belum Ada Travel Warning ke Jazirah Arab

Meski Ada Serangan MERS, Belum Ada Travel Warning ke Jazirah Arab

Written By Unknown on Saturday, 10 May 2014 | 08:19



Jakarta - Virus MERS telah menelan 126 korban jiwa di Arab Saudi. Meski begitu, dengan sejumlah pertimbangan WHO belum mengeluarkan travel warning ke jazirah Arab.

"Travel warning, restriction dan lain-lain ke jazirah Arab, sampai saat ini belum diperlukan," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan Prof dr Tjandra Yoga Aditama, Sabtu (10/5/2014).

Pria yang juga anggota WHO Emergency Commitee untuk kasus MERS ini, mengatakan WH0 telah dua kali mengirimkan tim ke Arab untuk melakukan pemeriksaan. Disimpulkan sejumlah hal dari kunjungan ini.

"Bukti menunjukkan bahwa peningkatan kasus tidak berhubungan dengan peningkatan kemampuan transmisi virus. Peningkatan kasus mungkin disebabkan karena peningkatan kasus primer yang diikuti oleh beberapa outbreak di rumah sakit disertai dengan kurangnya ketaatan terhadap penerapan pengendalian infeksi di rumah sakit," ujar Tjandra.

Selain itu, kata Tjandra, saat ini sudah ada 15 negara yang memiliki kasus virus MERS dengan jumlah pasien yang cukup banyak. "Tidak ada satupun dari negara-negara itu yang mengeluarkan travel warning," ujarnya.

Tjandra juga mengatakan WHO Emergency Commitee secara rutin berkumpul untuk mengkaji dan membuat rekomendasi tentang MERS CoV. Dan akan mengkaji secara ilmiah situasi yang ada dan memberi rekomendasi ke DirJen WHO.
Share this article :

Post a Comment