Jakarta -Pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal memberikan dana dengan total mencapai Rp 20,766 triliun untuk Dana Desa. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Ja'far mengatakan, dana tersebut bisa dimanfaatkan Pemerintah Desa untuk berbagai keperluan pembangunan fisik dan non fisik.
"Dana desa bisa digunakan untuk program prioritas berdasarkan Peraturan Menteri Desa Nomor 5 tahun 2015, seperti pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa. Kebutuhan lainnya bisa dibiayai juga sepanjang program prioritas sudah terpenuhi," ujar Marwan ditemui di Kantornya, Senin (25/5/2015).
Dana desa Rp 20,766 triliun tersebut dibagikan untuk 74.059 desa, artinya masing-masing desa mendapat sekitar Rp 280,3 juta untuk tahun ini saja.
Untuk program pembangunan, lanjut dia, jenis pembangunan yang bisa dilakukan adalah dengan membangun infrastruktur dasar desa seperti jalan desa, fasilitas peribadatan, dan infrastruktur dasar lainnya.
Selain untuk melakukan pembangunan langsung, dana ini juga bisa dimanfaatkan untuk membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUM-Des) yang nantinya bakal mewakili Pemerintah Desa, dalam melakukan program pembangunan nasional di tingkat desa.
"Bentuk BUM-Des-nya bisa bermacam-macam. Bisa untuk air, untuk infrastruktur dan lain-lain. Tergantung kebutuhan desa dan kemampuan desa masing-masing," jelasnya.
Berdasarkan data Kementerian Keuangan, anggaran Dana Desa yang terserap baru sekitar Rp 3,868 triliun. Padahal hingga April 2015 sedianya pemerintah menargetkan pencairan dana desa bisa sebesar Rp 8,3 triliun.
Dana desa berdasarkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 tercatat sebesar Rp 20,766 triliun yang akan dicairkan dalam 3 tahap. Tahap pertama dicairkan sebesar 40% atau Rp 8,3 triliun dan ditargetkan tuntas pencairannya pada minggu ke dua bulan April 2015.
Tahap ke dua, dicairkan sebesar 40% atau Rp 8,3 triliun dan ditargetkan tuntas akhir Agustus 2015. Semebtara, Tahap ke 3, dicairkan sebesar 20% atau Rp 4,1 triliun dan ditargetkan tuntas pencairannya pada bulan Oktober 2015.






Post a Comment