Home » » Dahsyatnya Banjir di Kalteng, Badan Jalan Amblas hingga Jadi Seperti Ini

Dahsyatnya Banjir di Kalteng, Badan Jalan Amblas hingga Jadi Seperti Ini

Written By Unknown on Tuesday, 18 March 2014 | 06:43

Samarinda - Hujan deras yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa (18/3/2014) dinihari, mengakibatkan ruas jalan negara trans Kalimantan yang menghubungkan Sampit di Kabupaten Kotawaringin Timur dan Pangkalan Bun di Kabupaten Kotawaringin Barat, amblas dan putus total.

Keterangan dihimpun detikcom, amblasnya badan jalan terjadi pada dinihari tadi akibat arus banjir. Praktis ruas jalan vital dan satu-satunya yang menghubungkan Sampit ke Pangkalan Bun maupun sebaliknya itu, tidak bisa dilalui kendaraan.

"Macet, ini ada puluhan kendaraan yang terjebak tidak bisa lewat. Badan jalan putus, banjir arusnya deras," kata salah seorang warga Sampit yang akan bepergian ke Pangkalan Bun, Abdullah Rasyid, saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (18/3/2014) sore.

Rasyid menerangkan, kesehariannya dia mengantar sembako ke Pangkalan Bun. Praktis dengan putusnya jalan, aktivitasnya tidak lagi bisa dijalankan lantaran ketiadaan jalan lain selain jalan tersebut.

"Ini jalan vital. Tidak bisa lewat, mau lewat mana Pak. Mudah-mudahan bisa segera dilakukan perbaikan atau paling tidak ada jalan alternatif yang bisa dilalui pengguna jalan," ujar Rasyid.

"Setahu saya, ini jalan trans Kalimantan yang artinya dibiayai negara. Kata warga yang sehari-hari melintas di sini, ada gorong-gorong di lokasi tepat badan jalan amblas. Gorong-gorongnya hanyut," kata warga lainnya yang dihubungi terpisah, Irfandi.

Gubernur Kalteng Agustin Teras Narang yang juga dikonfirmasi terpisah, membenarkan putusnya ruas jalan negara itu. Dia juga telah memerintahkan instansi terkait untuk melakukan penanganan darurat.

"Benar jalan putus karena arus deras. Gorong-gorong yang ada di bawah badan jalan terbawa arus. Sekarang lagi diusahakan membuat jalan alternatif sedikit mengarah di areal kebun sawit, juga ada Bupati Kotawaringin Barat di lokasi," kata Teras Narang.

"Itu ruas jalan negara dan kewenangan penanganannya di pemerintah pusat. Tapi kami sudah melakukan langkah-langkah sementara dengan menurunkan alat berat di lokasi. Sesegera mungkin harus ada jalan alternatif karena itu memang jalan vital. Sekarang lagi dikerjakan," ujar Teras. 

"Informasi berjenjang dari Dinas Kabupaten, Bupati dan ke Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalteng sudah saya terima. Tapi saya akan pantau terus hingga malam nanti perkembangan di lapangan sudah sejauh mana," tutupnya.

Share this article :

Post a Comment